Apa Itu Stuntman? Inilah Pengertian Stuntman

Apa Itu Stuntman? Inilah Pengertian Stuntman.jpg

Dalam film laga baik itu dari luar negeri atau dari Indonesia pasti selalu ada adegan-adegan baku hantam atau adegan lainnya yang tergolong berbahaya. Mungkin pada awalnya kita berpikir kalau si aktor benar-benar melakukannya namun nyatanya tidak, mereka tidak melakukan adegan-adegan berbahaya, yang melakukannya adalah seorang stuntman alias pemeran pengganti. Meskipun ada beberapa aktor yang tidak mau menggunakan jasa stuntman diantaranya seperti Harrison Ford, Tom Cruise, Keanu Reeves, Daniel Craig, dan Jason Statham. Namun, biasanya seorang stuntman akan tetap dihadirkan untuk memberikan saran kepada aktor yang akan melakukan aksi berbahaya tanpa pemeran pengganti tersebut. Lantas apa itu stuntman?

stuntman atau pemeran pengganti adalah seseorang yang bertugas menggantikan aktor dalam pengambilan gambar adegan-adegan berbahaya seperti adegan perkelahian, loncat dari tempat tinggi, terjatuh, kejar-kejaran kendaraan, dan lain-lain. Pokoknya semua yang berbahaya akan diambil alih oleh seorang stuntman.

Alasan adanya stuntman adalah untuk mencegah sang aktor cedera yang akan menghambat proses produksi film. Lalu, jika stuntman yang cedera apakah itu tidak apa-apa? Tidak pernah ada yang mengharapkan siapapun cedera dalam sebuah proses produksi film. Untuk pemilihan stuntman tidak boleh sembarangan. Kalian tidak bisa hanya bermodalkan nekat menjadi stuntman dan sudah tahu risikonya lalu sang sutradara langsung menyuruh kalian melakukan adegan berbahaya, bukan begitu cara kerjanya. Seorang stuntman harus punya keahlian khusus yang nantinya akan disesuaikan dengan adegan yang akan dilakukan. Jika ada adegan perkelahian maka si stuntman harus menguasai bela diri, jika ada adegan kejar-kejaran mobil maka si stuntman harus mahir mengendarai mobil. Itulah kenapa dalam sebuah produksi film ada lebih dari satu stuntman yang disediakan untuk adegan berbeda-beda.

Jika si stuntman memiliki keahlian khusus untuk sebuah adegan berbahaya maka pengambilan gambar akan maksimal dan meminimalisir adanya kemungkinan terjadinya kecelakaan serta membuat cedera tidak terlalu parah. Intinya, semua sudah dipersiapkan dengan matang untuk kepentingan dan keamanan semua pihak. Namun, bagaimanapun juga berbahaya tetaplah berbahaya, bukan cerita baru jika ada stuntman yang mengalami kecelakaan saat proses syuting bahkan ada yang sampai meninggal. Film "Deadpool 2" adalah salah satu film yang merenggut nyawa seorang stuntman. Joi Harris menjadi stuntman untuk aktris Zazie Beetz yang memerankan karakter Domino. Ia harus bermain dalam adegan dimana ia mengendarai motor tanpa helm. Joi awalnya melakukan beberapa percobaan untuk adegan tersebut dan semuanya baik-baik saja. Sampai tiba saatnya proses pengambilan gambar, Joi kehilangan kendali atas motor yang ia tumpangi dan kemudian menabrak. Ia pun tewas. Tidak ada yang mengharapkan kejadian tersebut, bahkan Joi sebenarnya adalah mantan pembalap profesional namun musibah memang tidak ada yang tahu kapan datangnya. Selain "Deadpool 2", ada juga "XXX", "Top Gun", "Troy", sampai serial TV "The Walking Dead" yang harus membuat stuntman-nya meregang nyawa.

Selain keahlian khusus, kemiripan si stuntman dengan aktor yang ia gantikan menjadi kelebihan dan keuntungan sendiri untuk film tersebut karena orang-orang tidak akan sadar kalau sang aktor menggunakan pemeran pengganti. Seperti Tanoai Reed yang memiliki kemiripan dengan Dwayne Johnson seperti dari badan yang kekar dan kepala plontos. Tak heran, Tanoai sudah menjadi stuntman Dwayne di 10 film.

Stuntman Dwayne Johnson.jpg
Dwayne Johnson dan pemeran penggantinya, Tanoai Reed

Jika kalian beranggapan kalau stuntman hanya untuk adegan berbahaya maka kalian salah. Di beberapa adegan yang memerlukan keahlian khusus yang tidak dimiliki si aktor maka stuntman dibutuhkan. Seperti di film "Black Swan" dimana Natalie Portman harus menari, sayangnya Natalie bukan penari profesional maka dari itu Sarah Lane yang memiliki keahlian menari lebih baik dari Natalie disewa untuk menjadi stuntman Natalie saat adegan menari. Tapi, bukan berarti semua adegan menari di film itu menggunakan stuntman, kabarnya 80% adegan menari di "Black Swan" diperankan oleh Natalie sendiri.

Sekarang kita tahu kalau fungsi stuntman disebuah film sangat penting, bukan hanya untuk keselamatan aktor tapi juga dengan keahlian khususnya bisa membuat sebuah film terlihat lebih ciamik. Sayangnya, popularitas yang didapatkan para stuntman jauh dibawah para aktor yang mereka gantikan. Berapa banyak sih nama stuntman yang kalian tahu? Satu, dua, sepuluh, atau tidak ada sama sekali.

Berbicara soal pendapat dari pekerjaan dengan risiko yang tinggi ini memang menggiurkan jika kalian menjadi stuntman di Hollywood. Bagaimana kalau di Indonesia? Hmmm, sebaiknya pikir-pikir lagi deh.

Di Hollywood seorang stuntman profesional bisa menghasilkan miliaran rupiah pertahunnya. Sementara di Indonesia berbeda jauh, pemeran pengganti di Indonesia hanya dibayar 1-2 juta perhari dengan tawaran kerja yang tentu saja tak menentu dan tidak datang setiap saat. Maka wajar saja jika di Amerika Serikat stuntman menjadi salah satu pekerjaan utama. Di Amerika Serikat ada sekolah khusus untuk orang yang ingin menjadi stuntman di Stunt Park Academy. Di sana, para peserta digembleng pelatihan selama 100 jam dan wajib membayar $4.400 atau sekitar Rp57 juta. Jika selesai, mereka akan akan langsung diikutsertakan dalam film-film yang digarap di Hollywood.

Sumber referensi:
www.idntimes.com
www.duniaku.idntimes.com
www.detik.com
www.wikipedia.org
www.pakarkomunikasi.com
www.boombastis.com
www.hipwee.com

Sumber gambar:
www.pixabay.com
www.hipwee.com

Keywords: Stuntman Adalah, Apa Itu Pemeran Pengganti, Pengertian, Penjelasan, Fungsi, Gaji & Pendapatan, Terkenal, Terbaru, Terbaik, Informasi Lengkap, Fakta Unik, Trivia, Kabar Berita Terkini, Film, Movie, Wikipedia

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Apa Itu Stuntman? Inilah Pengertian Stuntman"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel