Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

7 Lagu Bertemakan Kritik Pada Pemerintah

Lagu Bertemakan Kritik Pada Pemerintah.jpg

Bukan hal yang baru jika kita melihat pemerintahan Indonesia dengan kinerja yang buruk. Tak lupa kasus korupsi yang nampaknya akan terus ada di pemerintahan kita dari generasi ke generasi. Bukan bermaksud mendo'akan tapi kenyataannya memang begitu.

Maka tak heran pula banyak protes dan kritik dari berbagai kalangan bagi pemerintahan kita. Dari mulai buruh tani sampai para musisi. Ya, para musisi kerap mengeluarkan berbagai lagu kritikan terhadap pemerintah maupun pihak atau lembaga yang memiliki keterkaitan dengan pemerintah.

Kali ini saya akan membuat daftar lagu-lagu terbaik tentang kritik maupun sindiran pada pemerintahan Indonesia.

Berikut daftar 7 lagu bertemakan kritik terhadap pemerintahan

1. Mafia Hukum (Navicula)

Navicula adalah grup musik asal Bali yang sudah aktif sejak 1996. Untuk para anggotanya sekarang ini ada Gede Robi Supriyanto, Dadang Pranoto, Palel Atmoko, dan Krishnanda Adipurba. Navicula mendapatkan julukan The Green Grunge Gentlemen karena sering ikut serta dalam aksi sosial dan peduli lingkungan.

Lagu "Mafia Hukum" ini masuk ke album mereka yang dirilis pada tahun 2013 berjudul "Love Bomb". Lagu ini mengkritik tentang korupsi di pemerintahan kita dan bagaimana para pelaku tindak kejahatan bisa bermain-main dengan hukum karena punya uang atau memiliki koneksi dengan orang-orang berpengaruh. Berbicara soal hukum Indonesia memang sudah sangat parah. Tak perlu melakukan penelusuran mendalam untuk melihat bagaimana bobroknya sistem hukum di negara kita ini, semuanya sudah ada di depan mata dan sangat sering sekali terjadi.

2. Mosi Tidak Percaya (Efek Rumah Kaca)

Efek Rumah Kaca dikenal sebagai grup musik yang sering membawakan lagu-lagu dengan tema keresahan sosial yang terasa dekat dengan masyarakat Indonesia. Di album studio kedua mereka, "Kamar Gelap", yang dirilis di bawah naungan label Aksara Records, ada sebuah lagu berjudul "Mosi Tidak Percaya". Lagu ini menarik karena merupakan kritikan terhadap para pemimpin. Pentolan Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud, mengaku kecewa terhadap kasus Setya Novanto sama seperti masyarakat lainnya. Kekecewaan itu mulai dari sidang tertutup Setya hingga diskriminasi terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said. Lagu ini sepertinya menyoroti hal tersebut.

Lebih luas, "Mosi Tidak Percaya" adalah keresahan kita sebagai masyarakat terhadap para pejabat dan pemimpin yang kelakuannya sudah parah. Janji-janji mereka tak dapat dipegang. Selain itu mereka kadang melakukan hal-hal konyol dengan argumen yang terdengar aneh oleh orang normal pada umumnya. Ini benar adanya, bukan sekali dua kali saya melihat di media argumen atau pernyataan payah dari para pejabat negara.

3. Fought the System (Tuan Tigabelas)

"Fought the System" adalah sebuah lagu dari salah satu rapper terbaik tanah air, Tuan Tigabelas. Dalam lagu ini sang rapper mengkritik pemerintah yang seakan mendukung para pengusaha yang merusak alam untuk kepentingan mereka sendiri serta memperkaya diri. Orang-orang yang melakukan protes justru dihabisi oleh pemerintah. Ini adalah sistem yang kacau, sebuah lingkaran setan yang sangat sulit sekali diputuskan antara para penguasa dan pengusaha.

4. Gossip Jalanan (Slank)

"Gossip Jalanan" adalah lagu dari Slank yang masuk ke album "PLUR". Album tersebut dirilis pada tahun 2004 di bawah naungan label Slank Records dan Virgo Ramayana Records.

Lagu ini menyindir berbagai hal yang meresahkan di Indonesia, seperti perjudian, prostitusi, kelompok-kelompok perusuh, dan tentu saja soal korupsi. Namun, pemerintah yang menjadi sorotan di lagu ini, karena persoalan-persoalan tersebut adalah tugas pemerintah untuk mengatasinya, sayangnya persoalan tersebut tak kunjung berhasil diatasi. Lagu "Gossip Jalanan" pernah sampai dipermasalahkan oleh Anggota DPR pada tahun 2008, empat tahun setelah perilisannya.

5. Tikus-tikus Kantor (Iwan Fals)

Jika kita berbicara soal musisi yang paling hobi mengeluarkan karya yang menyerang dan menyindir para penguasa serta pemerintah maka nama Iwan Fals mungkin yang pertama kita sebut. Penyanyi yang memiliki nama asli Virgiawan Liestanto ini dikenal kerap mengkritik pemerintah lewat lagu-lagunya.

Salah satu lagu bertemakan kritik pada pemerintah yang paling populer dari Iwan Fals adalah "Tikus-tikus Kantor". Lagu ini masuk ke album "Ethiopia" yang dirilis pada tahun 1986 di bawah naungan label Musica Studio's. Lagu ini adalah sindiran dari Iwan Fals untuk para koruptor dan para penegak hukum yang gampang disuap. Lagu yang menarik dengan lirik yang akan mudah tertanam di benak kita, pembawaannya cukup fun walaupun maknanya sebenarnya cukup dalam.

6. Surat Buat Wakil Rakyat (Iwan Fals)

Masih dari Iwan Fals, kali ini ada lagu berjudul "Surat Buat Wakil Rakyat". Lagu ini masuk ke album "Wakil Rakyat" yang dirilis pada tahun 1987. Lagu ini pernah dianggap menghina pejabat negara dan juga pernah dicekal tidak boleh ditayangkan di televisi dengan alasan mengganggu stabilitas politik.

"Surat Buat Wakil Rakyat" adalah salah satu lagu favorit saya dari Iwan Fals. Liriknya sederhana tapi pesannya kena banget. Tentu saja sudah sangat jelas siapa yang dituju oleh lagu ini, para wakil rakyat yaitu DPR. Sampai sekarang lembaga ini masih penuh dengan kebobrokan. Saya sudah sangat malas berbicara soal DPR, soalnya bobroknya sudah tidak ketulungan.

7. Bongkar (Iwan Fals/SWAMI)

Pada 1989, Iwan Fals pernah bergabung dalam sebuah grup band bernama SWAMI yang beranggotakan Sawung Jabo, Naniel, Nanoe, Inisisri, Jockie Suryoprayogo, Toto Tewel, dan disponsori oleh pengusaha Setiawan Djodi. Nama Swami sendiri berasal dari Bahasa India namun disini merupakan plesetan dari kata suami karena seluruh personel grup band ini semuanya sudah menjadi suami.

Salah satu lagu terbaik yang dirilis oleh SWAMI adalah "Bongkar" yang masuk ke album "Swami I". Album ini pada tahun 2007 berada di posisi 8 dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik yang diterbitkan oleh majalah Rolling Stone Indonesia. Sementara pada Desember 2009, lagu "Bongkar" menempati posisi pertama dalam daftar 150 Lagu Indonesia Terbaik masih dari majalah Rolling Stone Indonesia.

Lagu yang ditulis oleh Iwan Fals dan Sawung Jabo ini menceritakan tentang kritik keras pada pemerintah. Lagu berdurasi 7 menit 10 detik ini sempat sangat kontroversial pada masanya.

Itulah tadi daftar lagu bertemakan kritik pada pemerintah dan pihak-pihak yang terkait dengannya. Lagu-lagu seperti ini akan terus dibutuhkan, khusunya untuk negara kita yang pemerintahannya seakan mentok disitu-situ saja. Semoga setiap tahun terus ada musisi yang mengeluarkan karya-karya kritikan terhadap pemerintahnya, kita sangat membutuhkan itu.

Untuk kalian yang tahu lagu bagus lainnya bertemakan kritik pada pemerintah dan tidak masuk dalam daftar di atas, kalian bisa tulis judul dan penyanyinya di kolom komentar di bawah.

Keywords: lagu kritik pemerintah, lagu kritik sosial, lagu kritik iwan fals, lagu kritik sosial slank, lagu kritik indonesia, lagu kritik slank, lagu kritik pemerintah barat, lagu kritik sosial iwan fals, lagu kritik sosial indonesia, lagu punk kritik pemerintah, download lagu kritik pemerintah, lagu kiki saputri kritik pemerintah, lagu doel sumbang kritik pemerintah

Posting Komentar untuk "7 Lagu Bertemakan Kritik Pada Pemerintah"

close