Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Sadis! Kasus Pelecahan Seksual Guru Rebana di Batang, Jawa Tengah, Korbannya 21 Anak!

Sadis! Kasus Pelecahan Seksual Guru Rebana di Batang, Jawa Tengah, Korbannya 21 Anak!.jpg

Berita tragis dan menjijikkan, baru-baru ini ada kasus pelecahan seksual guru rebana di Batang, Jawa Tengah. Korbannya sudah diperkirakan mencapai 21 anak lebih, sungguh miris sekali bukan.

Pelaku dusah melakukan perbuatannya selama bertahun-tahun tanpa ada yang menyadarinya. Perbuatan bejatnya tersebut baru mulai terungkap semenjak orang tua korban melaporkannya ke Polres Batang.

Kasus Pelecahan Seksual Guru Rebana di Batang, Jawa Tengah

Korban dari kasus pelecahan seksual guru rebana di Batang, Jawa Tengah mencapai 21 anak lebih. Tentunya kasus menjijikkan ini tengah ditangai oleh pihak berwajib, kemungkinan besar korbannya juga akan terus bertambah.

Perbuatan menjijikkan dari pelaku tersebut baru saja terungkap setelah orang tua korban melaporkannya ke pihak berwajib. Setelah itu, polisi menindaklanjuti laporan tersebut dan menangkap pelaku yakni AMH 28 tahun.

Pihak berwajib AKBP M Irwan Susanto selaku Kapolres Batang mengatakan, para orang tua korban mengetahui anakanya sudah menjadi korban sodomo. Karena anaknya sering mengeluhkan sakit pada bagian duburnya.

Berdasarkan keterangan dari korban, aksi itu (sodomi) dilakukan oleh seorang laki-laki berubumur 28 tahun. Kemudian penyidik mengamankan tersangka, memeriksa, dan melakukan penahanan, kata Irwan saat melakukan konferensi pers.

Saat Ini Jumlah Korban 21 Anak

AKBP M Irwan Susanto selaku Kapolres Batang mengatakan, jumlah kroban saat ini mencapai 21 anak. Mereka adalah bocah laki-laki yang berusia 5-13 tahun dan kenal dengan pelaku, karena tingga di satu desa (kelurahan).

Kebanyakan dari mereka berasal dari kegiatan pembelajaran rebana dan mengaji. Tersangka setiap harinya jadi orang yang mengajari rebana atau terbangan. Sehingga kami konfirmasi yang bersangkutan bukan guru ngaji.

Guru ngaji sekadarnya, tapi yang spesifik guru rebana, tambah Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto pada konferensi pers Senin 9/1/23.

Sudah Melakukan Perbuatan Bejat Sejak 2019

Kapolres Batang M Irwan juga menyebutkan, bahwa perbuatan bejat pelaku sudah dilakukannya sejak tahun 2019 dan terkair kali dilakukan pada kurun waktu November-Desember 2022.

Adapun lokasinya di sebuah tempat kos yang tidak jauh dari tempat korban dan pelaku. Tempat melakukan perbuatan bejat tersebut dilakukan di wilayah Kecamatan Kandeman, Batang, rumah korban, dan ruangan yang menjadi tempat belajar rebana.

Modus dari Tersangka

Saat melakukan aksinya, tersangka yakni AMH mengiming-imingi korban jajan, diajak jalan-jalan, dan uang Rp20 ribu. Kemudian ada juga yang dipinjami HP untuk main game. Saat korban asyik dengan HP-nya.

Nantinya pelaku dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan pasal 292 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Selain itu, pelaku juga bisa dikenakkan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman kebiri. Tambahan Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto pada konferensi pers Senin 9/1/23.

Korbannya Mungkin Masih Terus Bertambah

Untuk saat ini memang korbannya mencapai 21 anak, akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa mungkin saja korbannya terus bertambah. Mengingat pihak berwajib masih terus melakukan penyelidikan yang lebih lanjut.

Sementara itu, pelaku yang diketahui belum berkeluarga mengaku perbuatannya dilakukan pada siang dan malam hari selama kurun waktu 2019-2022.

Tentunya kasus pelecahan seksual guru rebana di Batang, Jawa Tengah yang korbannya mencapai 21 anak ini menjadi berita yang sangat menjijikkan. Mudah-mudahan tidak ada kasus lagi seperti ini.

Karena sangat merugikan generasi penerus bangsa, apalagi trauma yang dialami oleh korban mungkin saja akan dibawa sampai mereka dewasa. Kita doakan saja, korban cepat sembuh, dan pelaku dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya.

Sumber referensi:
https://www.bbc.com/
https://www.gatra.com/

Posting Komentar untuk "Sadis! Kasus Pelecahan Seksual Guru Rebana di Batang, Jawa Tengah, Korbannya 21 Anak!"