Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

6 Struktur dalam Menulis Cerpen

6 Struktur dalam Menulis Cerpen.jpg

Menulis cerpen adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Dengan menulis cerpen, kalian bisa menciptakan dunia yang berasal dari imajinasi saja. Namun, apakah kalian tahu apa itu cerpen? Nah, pengertian singkat cerpen adalah cerita pendek. Lebih tepatnya adalah salah satu jenis karya prosa fiksi. Berbeda dari novel yang memiliki cakupan cerita yang luas, cerpen cenderung lebih padat. Ceritanya juga tidak lebih dari 10.000 kata.

Sayangnya, banyak yang menganggap remeh kegiatan menulis cerpen. Memang pada dasarnya yang dibutuhkan dalam menulis cerpen adalah imajinasi liar, terdengar mudah, bukan? Namun bukan itu saja. Walaupun menulis cerpen hanya berisi karangan semata, tetap ada struktur penulisan di dalamnya. Kalian tidak bisa asal menulis cerpen tanpa mengikuti struktur dasar dari penulisan cerpen. Struktur cerpen ini akan membuat cerpen yang kalian tulis akan menjadi lebih berisi dan indah. Sama seperti sebuah bangunan, cerpen yang baik harus mengikuti strukturnya agar tidak melenceng dari kaidah menulis cerpen yang benar. Struktur dari cerpen juga berfungsi untuk menentukan elemen ke arah mana cerpen yang kalian tulis akan berakhir. Berikut adalah enam struktur cerpen yang bisa kalian jadikan acuan dalam menulis cerpen.

1. Abstrak

Abstrak adalah keseluruhan dari cerita cerpen yang akan kalian tulis. Abstrak biasanya berisi gambaran awal dari cerpen sebelum menjadi cerpen. Fungsi abstarak ini adalah untuk mempermudah penulis dalam mengembangkan ide cerita, serta bisa dijadikan acuan agar ide yang sudah disiapkan tidak mengembang terlalu lebar ketika sudah mulai menulis.

2. Orientasi

Orientasi adalah bagian dari struktur cerpen yang akan membantu kalian dalam penyusunan tokoh, lokasi, dan waktu kejadian dalam cerpen yang kalian tulis. Dalam orientasi ini, kalian bisa menggambarkan karakteristik dari tokoh kalian, cuaca atau suhu dari lokasi yang akan muncul di dalam cerpen, serta memperkirakan waktu kejadian yang pas untuk adegan di sebuah cerpen.

3. Komplikasi

Komplikasi adalah urutan adegan dalam sebuah cerpen. Intinya, kalian bisa merumuskan tentang apa yang akan terjadi kepada tokoh kalian atau membuat rangkaian peristiwa sebab-akibat yang akan menimpa tokoh kalian nanti. Komplikasi sangat berguna agar kalian tahu asal muasal dari kejadian yang akan dihadapi tokoh kalian nanti.

4. Evaluasi

Evaluasi adalah proses ketika kalian mendatangkan konflik puncak yang akan dihadapi oleh tokoh cerpen kalian. konflik ini akan terus berkembang sampai klimaks dan akhirnya akan mendapatkan penyelesaiannya tergantung dari bagaimana kalian menciptakan akhir untuk tokoh yang kalian tulis.

5. Resolusi

Bagian ini adalah akhir dari segala konflik di mana kamu mulai untuk menyelesaikan masalah yang menimpa tokoh. Bukan hanya mengakhiri sebuah konflik, resolusi juga akan membantu kalian untuk menceritakan solusi dari masalah atau tantangan yang dicapai agar para pembaca mengetahui cara kalian menyelesaikan sebuah konflik dalam cerpen.

6. Koda

Sama seperti namanya, koda adalah kesimpulan akhir dari cerpen yang kalian tulis. Biasanya di bagian ini kalian akan menuliskan kesimpulan serta pesan yang ini kalian sampaikan untuk para pembaca yang telah membaca cerpen kalian.

Keenam struktur cerpen itu adalah dasar dari penulisan cerpen yang akan membantu kalian dalam merangkai sebuah cerita. Dengan berpedoman kepada struktur cerpen di ats, sudah dipastikan cerpen kalian akan menjadi cerpen yang jelas dan indah tanpa cerita yang mengambang entah ke mana. Nah, tunggu apalagi? Segera siapkan peralatan yang kalian butuhkan untuk menulis. Selamat menulis!

Posting Komentar untuk "6 Struktur dalam Menulis Cerpen"

close