Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

The 33 (2015), Kisah Perjuangan Bertahan Hidup di Bawah Tanah

The 33 (2015).jpg




Pada 2010 tepatnya pada 5 Agustus di Chili terjadi sebuah insiden mengerikan yang menimpa para penambang. Tambang emas San Jose yang berada di Region Atacama, Chili runtuh dan membuat 33 orang penambang di dalamnya terperangkap. Butuh waktu 69 hari yakni sampai tanggal 13 Oktober untuk mengeluarkan para penambang yang terperangkap. Kejadian runtuhnya tambang emas San Jose menginspirasi sebuah film keluaran tahun 2015 berjudul "The 33".

"The 33" adalah sebuah film biografi, survival, disaster dan drama yang diarahkan oleh sutradara Patricia Riggen. Sementara di bagian skenario ada Mikko Alanne, Craig Borten dan Michale Thomas serta Josep Rivera di bagian screen story. Sebelum difilmkan, kisah runtuhnya tambang San Jose sempat ditulis ke dalam sebuah buku berjudul Deep Down Dark oleh Hector Tobar. Untuk para pemainnya ada Antonio Banderas, Rodrigo Santoro, Juliette Binoche, James Brolin, Lou Diamond Phillips, Mario Casas, Gabriel Byrne, Bob Gunton, Paulina Garcia, Adriana Barraza dan lain-lain.
"Sinopsis: The 33" menceritakan 33 penambang yang terperangkap di Tambang San Jose di Chili. Mereka terperangkap selama lebih dari dua bulan saat pihak pemerintah melakukan upaya untuk mengeluarkan mereka.
Bagi saya pribadi "The 33" sebenarnya cukup memuaskan apalagi fakta bahwa ceritanya diambil dari sebuah kejadian nyata menjadi nilai plus tersendiri untuk film ini. Sayangnya, film berdurasi 127 menit ini melempem dari segi pendapatan, dari perkiraan modal yang mencapai $26 juta, pendapatan film ini dari seluruh dunia hanya sekitar $28 juta. Biaya produksi memang berhasil tertutupi tapi tentu saja ekspektasi orang-orang di belakang film ini lebih dari itu. Ditambah lagi dari segi ulasan, "The 33" juga ternyata tak lebih baik. Film yang didistribusikan oleh Warner Bros. ini hanya mendapatkan nilai 48% di situs Rotten Tomatoes, 55 di Metacritic dan 6,9 di IMDb.

Apa sih yang salah dari film ini?

Kalau menurut saya ada di bagian cerita. Film ini ingin mencoba mendramatisir namun tidak berhasil, kita harus menunggu sampai ending untuk mendapatkan momen harunya. Sepanjang film kita juga diperlihatkan konflik beberapa tokoh sentral dari 33 orang yang ada di bawah tanah tersebut dan lagi-lagi itu tak terlalu banyak berfungsi menyelamatkan keseluruhan penceritaan film. Meskipun begitu, ending-nya memang cukup mengharukan dan tentu saja cukup epik.

Perihal akting sebenarnya cukup memuaskan, apalagi Antonio Banderas. Mereka yang bermain sebagai karakter-karakter yang berada di bawah tanah cukup berhasil menyuguhkan berbagai emosi di berbagai kondisi. Momen-momen putus asa juga cukup baik mereka mainkan.

Sementara dari visualisasi, film ini berhasil menyajikan visual tambang yang runtuh dengan sangat baik hingga terlihat nyata.

"The 33" hanya kurang dari segi penceritaan, epiknya ending tak mampu berbuat banyak. Sedikit kritik terhadap pemerintah yang baru bergerak serius ketika bencana ini sudah dapat perhatian publik juga sebenarnya lumayan menarik.

Baca juga: Film-Film Survival Terbaik Sepanjang Masa (Bagian 1)

Overall, "The 33" tak mampu menyuguhkan cerita yang luar biasa, dengan latar cerita kejadian nyata tentu saja harusnya ceritanya lebih emosional sepanjang film. Untungnya, akting dan visualnya setidaknya mampu membuat kita terhindar dari kantuk saat menonton film ini.

Nilai: 7/10

Referensi:
www.greeners.co
www.imdb.com
www.wikipedia.org
www.rottentomatoes.com

Sumber gambar:
www.imdb.com

Keywords: Review & Ulasan Film The 33 (2015), Informasi Lengkap, Daftar Pemain Kru, Fakta Unik, Trivia, Penghargaan, Sinopsis, Full Movie Download Subtitle Indonesia, Bluray, Mp4, Mkv, Avi, DVDRip, HD, IMDb, Wikipedia, Rotten Tomatoes, Review, Ulasan, Rating, Nilai, Plot, Sub Indo, Nonton Streaming, download film the 33 google drive

Posting Komentar untuk "The 33 (2015), Kisah Perjuangan Bertahan Hidup di Bawah Tanah"