Ozark Season 1, Kisah Pencuci Uang Kartel Meksiko

"Ozark" cocok ditonton untuk kalian yang mencari tontonan semacam "Breaking Bad" karena memiliki konsep yang serupa, tapi penyajiannya berbeda.
Ozark Season 1, Kisah Pencuci Uang Kartel Meksiko.jpg

"Ozark" adalah sebuah serial televisi buatan Bill Dubuque dan Mark Williams. Serial televisi yang satu ini sudah mengeluarkan 3 season dan untuk season pertama yang akan kita bahas kali ini berjumlah 10 episode. Season 4 kabarnya akan keluar di tahun 2021 ini dan jumlahnya ada 14 episode jika melihat informasi di situs IMDb. Season pertamanya dirilis pada 21 Juli 2017 di layanan streaming Netflix, ya karena ini merupakan konten orisinal Netflix.

Musim pertama "Ozark" mendapatkan rating 70% dari 69 ulasan di Rotten Tomatoes, rating yang cukup bagus. "Ozark" juga berhasil masuk menjadi nominasi pada ajang Golden Globes 2018 di kategori Best Performance by an Actor in a Television Series - Drama untuk Jason Bateman. Selain itu, serial yang diproduksi oleh Zero Gravity Management dan Media Rights Capital ini juga mendapatkan 5 nominasi di Primetime Emmy Awards 2018 yakni di kategori Outstanding Lead Actor in a Drama Series, Outstanding Directing for a Drama Series (untuk dua orang yakni Daniel Sackheim dan Jason Bateman), Outstanding Cinematography for a Single-Camera Series (One Hour) serta Outstanding Production Design for a Narrative Contemporary Program (One Hour or More).

Untuk para pemainnya, di "Ozark" ada Jason Bateman sebagai Martin "Marty" Byrde, Laura Linney sebagai Wendy Byrde, Sofia Hublitz sebagai Charlotte Byrde, Skylar Gaertner sebagai Jonah Byrde, Julia Garner sebagai Ruth Langmore, Jordana Spiro sebagai Rachel Garrison, Jason Butler Harner sebagai Roy Petty, Esai Morales sebagai Camino "Del" Del Rio, Marc Menchaca sebagai Russ Langmore dan Christopher James Baker sebagai Boyd Langmore.

Sinopsis: Martin "Marty" Byrde (Jason Bateman) adalah seorang pengelola keuangan yang juga bekerja untuk mencuci uang kartel Meksiko. Ia kemudian terlibat masalah yang mengharuskan dirinya membawa keluarganya pindah ke suatu daerah bernama Lake of the Ozarks dan terus mencuci uang kartel disana.

Review No Spoiler

Menariknya dari "Ozark", di setiap bagian awal episode akan muncul judul serial ini dimana di dalam huruf O akan ada empat simbol yang mereferensikan pada kejadian yang akan terjadi di episode tersebut. Saya suka menebak-nebak apa yang akan terjadi di episode tersebut dengan melihat empat simbol itu, namun tidak semudah itu, cerita di "Ozark" sulit ditebak bahkan ketika kita sudah diberikan petunjuk dengan simbol-simbol tersebut di awal episode.

Cerita "Ozark" mengingatkan saya, bahkan mungkin bukan saya tapi banyak orang juga, dengan sebuah maha karya bernama "Breaking Bad". Kesamaannya, keduanya tentang sindikat mafia tapi si karakter utama bukanlah orang yang jago bertarung tapi handal dalam satu hal, ya jika Walter White pandai dalam kimia hingga bisa membuat salah satu narkoba yang laris dipasaran, Martin Byrde adalah seorang pengelola keuangan dan berperan sebagai orang yang mencuci uang para mafia. Tapi, tentu saja "Breaking Bad" dan "Ozark" punya nuansa yang jauh berbeda, jika "Breaking Bad" terasa 'gersang' maka "Ozark" terasa lebih 'teduh'. Saya sedang berbicara latar tempat disini, "Breaking Bad" punya gurun gersang khas Albuquerque sementara "Ozark" punya Danau Ozarks yang cukup indah di Missouri. Tidak ada masalah dalam hal ini, saya suka keduanya.

"Ozark" terasa langsung di gas di episode awal-awal dengan konflik yang dihadirkan langsung ke poin utama, tidak banyak basa-basi, tapi tetap saja seterusnya plot mulai diperlambat, bahkan ada satu episode yang bisa dibilang episode flashback masa lalu keluarga Byrde yang terasa amat sangat membosankan. Tapi, hati-hati ketika kalian sedang berada di plot lambat ini karena tiba-tiba "Ozark" bisa langsung menghentak, tidak dengan adegan tembak-tembakan barbar cukup satu dua tembakan tapi bisa bikin kita mengumpat dan suasana berubah jadi mencekam. Ketegangan di film ini tidak dibangun lewat scene aksi yang menggelegar, tapi dengan cara yang sederhana namun mengejutkan.

Serial-serial semacam ini tentu akan memakan korban di karakternya, siapa yang akan mati dan siapa yang akan selamat di akhir episode, kadang pertanyaan itu sudah terlintas bahkan saat baru muncul logo Netflix, setidaknya saya merasakan itu setelah menonton beberapa episode awal. Itu karena pendekatan karakter di "Ozark" dieksekusi dengan sempurna, kita akan dengan mudah langsung suka atau benci pada karakter-karakter di Ozark, meskipun tak menutup kemungkinan perasaan kalian terhadap karakter tersebut bisa berubah seiring berjalannya serial ini. Apalagi disini juga ada konflik keluarga, makin mirip "Breaking Bad" aja ya, tapi tenang konfliknya jauh berbeda dengan keluarga si Heisenberg.

Untuk akting tidak ada yang perlu dikritik berlebihan. Jason Bateman sebagai pemain utama tampil luar biasa, ia bahkan menjadi nominasi di ajang Golden Globes berkat aktingnya di "Ozark". Kabarnya Jason mau bermain di "Ozark" sebagai Martin Byrde karena ia ingin mencoba peran yang lebih serius, Jason sendiri memang lebih dikenal sering bermain dalam peran yang lebih humoris dan lekat dengan komedi. Saya hanya pernah menontonnya di "Game Night" dan memang karakternya disana pembawaannya lebih humoris, untuk peran dia yang lainnya saya belum lihat. Untuk Laura Linney, saya memang pernah menonton beberapa filmnya tapi tidak ada satu pun penampilannya di film-film sebelumnya yang saya tonton itu bikin saya kagum, biasa aja lah, tapi di "Ozark" ia tampil dengan sangat baik bermain sebagai ibu rumah tangga yang sering gelisah karena masalah demi masalah yang menghampiri. Konflik batin yang diperlihatkan Laura bisa dengan mudah kita terima. Mungkin film-film yang dibintangi Laura yang sudah saya tonton kebetulan saja film-film dimana penampilannya tidak optimal karena porsinya yang kurang, karena nyatanya akting Laura bagus banget di "Ozark".

Karakterisasi di "Ozark" juga menarik. Saya suka menonton tontonan semacam ini dimana konsep karakter baik dan jahat dibuang, semuanya jadi terasa lebih masuk akal. Terasa lebih hidup aja penokohan karakternya di film-film semacam ini.

Baca juga: Gangs of London Season 1, Pertarungan Sadis Para Mafia di London

Musik di "Ozark" terdengar cukup depresif di beberapa scene, bahkan bisa terkesan horor. Lumayan cocok dengan tema cerita yang dibawa, apalagi visual di "Ozark" juga tak main-main, tak banyak adegan berdarah-darah atau visual disturbing tapi sekalinya muncul itu sangat berkesan dan memuaskan, jelas visual "Ozark" dibuat dengan serius dan hasilnya juga memuaskan.

"Ozark" pada akhirnya cocok untuk kalian yang mencari tontonan semacam "Breaking Bad", tapi untuk menyentuh level "Breaking Bad" saya rasa belum, lagi pula saya baru menonton satu musim dari "Ozark".

Nilai: 8/10

Keywords: Review & Ulasan Film 12345, Informasi Lengkap, Daftar Pemain Kru, Fakta Unik, Trivia, Penghargaan, Sinopsis, Full Movie Download Subtitle Indonesia, Bluray, Mp4, Mkv, Avi, DVDRip, HD, IMDb, Wikipedia, Rotten Tomatoes, Review, Ulasan, Rating, Nilai, Plot, Sub Indo, Nonton Online Streaming, Trailer