Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

27 Film Tentang Prostitusi Terbaik

Film Tentang Prostitusi Terbaik.jpg

Prostitusi atau PSK adalah sebuah pekerjaan dimana seseorang memberikan pelayanan seksual atau memuaskan hasrat pelanggannya. Di Indonesia sendiri ini adalah pekerjaan ilegal, namun seperti yang kita tahu, hal semacam ini masih ada di Indonesia meskipun secara sembunyi-sembunyi.

Ada beberapa film yang memasukan unsur prostitusi ini ke dalam cerita yang dibawanya. Entah itu sebagai plot utama atau hanya sampingan saja. Kali ini saya akan membagikan beberapa film terbaik yang ceritanya mengangkat atau setidaknya menyinggung tentang prostitusi.

Kebanyakan film yang ada di daftar ini bukanlah tontonan semua umur, bahkan jika tidak ada adegan intim di dalamnya rasanya cerita yang mengangkat tema prostitusi memang tidak pantas jika ditonton anak-anak. Jadi, jangan menonton film-film dibawah ini bersama anak dibawah umur ya!

Berikut Film Tentang Prostitusi Terbaik

1. American Gigolo (1980)

"American Gigolo" adalah sebuah film neo-noir keluaran tahun 1980. Film ini diarahkan oleh sutradara Paul Schrader dan dibintangi Richard Gere serta Lauren Hutton. Ceritanya mengikuti seorang gigolo di Los Angeles yang terlibat hubungan terlarang dengan istri seorang politikus ternama kemudian ia juga dituduh menjadi tersangka utama dalam sebuah kasus pembunuhan. "American Gigolo" menjadi film Hollywood mainstream pertama yang berani menampilkan ketelanjangan frontal pria yang dilakukan salah satu pemeran utamanya.

Memang dalam dunia prostitusi bukan hanya wanita yang menjalani profesi ini, pria juga bisa saja melakoninya, mereka biasa disebut gigolo.

2. Mandi (1983)

"Mandi" adalah sebuah film India yang disutradarai oleh Shyam Benegal. Berdasarkan cerita klasik Urdu berjudul Aanandi karya Ghulam Abbas. Film ini menceritakan sebuah rumah bordil di jantung kota dimana daerah tersebut juga diperebutkan beberapa politisi untuk menjadi lokasi utamanya. "Mandi" merupakan film komedi satire tentang politik dan prostitusi yang dibintangi Shabana Azmi, Smita Patil, dan Naseeruddin Shah.

3. Pretty Woman (1990)

"Pretty Woman" adalah sebuah film komedi romantis yang disutradarai oleh Garry Marshall dengan naskah skenario dari J. F. Lawton. Judul film ini sendiri terinspirasi dari lagu "Oh, Pretty Woman" dari Roy Orbison yang dirilis pada 1964. Film ini dibintangi oleh Julia Roberts dan Richard Gere serta menampilkan Héctor Elizondo, Ralph Bellamy (ini adalah penampilan terakhirnya), Laura San Giacomo, dan Jason Alexander sebagai pemeran pendukung.

Cerita "Pretty Woman" akan mengikuti seorang prostitusi Hollywood bernama Vivian Ward dan seorang pebisnis kaya bernama Edward Lewis. Ward disewa mendampingi Lewis untuk keperluan bisnis dan sosial. Hubungan diantara mereka berdua kemudian mulai berkembang.

Film ini cukup sukses secara komersial dengan mampu menjadi film ketiga terlaris di tahun 1990. Roberts mendapatkan sebuah penghargaan Golden Globe Award dan nominasi Best Actress di Academy Award berkat penampilannya di film ini. Penulis skenarionya, J. F. Lawton, juga mendapatkan nominasi di Writers Guild Award dan BAFTA Award.

4. True Romance (1993)

"True Romance" adalah sebuah film romantic crime yang disutradarai oleh Tony Scott dengan cerita yang ditulis oleh Quentin Tarantino. Untuk para pemainnya ada Christian Slater, Patricia Arquette, Dennis Hopper, Val Kilmer, Gary Oldman, Brad Pitt, dan Christopher Walken. Menceritakan sepasang pengantin, Clarence Worley yang merupakan seorang penjaga toko komik dan Alabama seorang wanita penghibur, yang kabur dari Mafia setelah mereka mencuri kiriman obat-obatan.

Meskipun secara komersial film ini tidak sukses namun dari penilaian film ini mendapat berbagai pujian dari segi dialog, karakter, dan gaya off-beat. Film ini disebut-sebut sebagai film terbaik dari sang sutradara dan film terbaik Amerika tahun 90-an.

5 Leaving Las Vegas (1995)

"Leaving Las Vegas" adalah film besutan sutradara Mike Figgis yang juga menulis naskah cerita film ini berdasarkan novel semi-autobiografi karya John O'Brien dengan judul yang sama seperti filmnya. O'Brien meninggal karena bunuh diri setelah ia menandatangani hak adaptasi novelnya untuk film ini.

Nicolas Cage memerankan seorang pria pecandu alkohol yang putus asa dan berencana mengakhiri hidupnya dengan meminum minuman keras. Ia pergi ke Las Vegas dengan memuat banyak persediaan minuman keras. Sesampainya disana ia menjalin hubungan dengan seorang PSK yang diperankan oleh Elisabeth Shue, kemudian film memasukkan sudut pandang dari si wanita PSK tersebut.

Cage mendapatkan penghargaan aktor terbaik di Golden Globe dan Academy Awards berkat penampilannya di film ini, sementara Shue hanya menjadi nominasi di kategori aktris terbaik. Film ini juga menjadi nominasi di kategori naskah adaptasi terbaik dan sutradara terbaik.

6. Dangerous Beauty (1998)

"Dangerous Beauty" adalah sebuab filma drama biografi yang disutradarai oleh Marshall Herskovitz dan dibintangi Catherine McCormack, Rufus Sewell, Oliver Platt, Fred Ward, Naomi Watts, Moira Kelly, dan Jacqueline Bisset. Film ini mengadaptasi buku non-fiksi berjudul The Honest Courtesan karya Margaret Rosenthal.

"Dangerous Beauty" menceritakan tentang Veronica Franco, seorang pelacur di Venesia abad keenam belas yang menjadi pahlawan bagi kotanya. Walaupun telah berjasa atas kotanya, Veronica kemudian menjadi target penyelidikan oleh Gereja untuk ilmu sihir.

7. In the Flesh (1998)

"In the Flesh" adalah film yang disutradarai, ditulis, serta diprpoduseri oleh Ben Taylor. Berlatar di Atlanta, Georgia, sang sutradara menyebut film ini memiliki anggaran budget yang sangat rendah. Film ini menceritakan bagaimana dua pria gay di kedua sisi hukum dipertemukan sebagai teman dekat di tengah peristiwa dan keadaan kelam yang mengelilingi mereka.

8. American Pimp (1999)

"American Pimp" adalah sebuah film dokumenter tahun 1999 tentang prostitusi, tepatnya tentang para germo atau muncikari.

Film dokumenter ini akan menampilkan wawancara dengan para germo yang terlibat dalam praktek prostitusi. Dimulai dari para germo yang melakukan aksinya secara ilegal di berbagai lokasi di Amerika Serikat, seperti Charm dari Hawaii, Fillmore Slim dari San Francisco, dan Payroll dari Las Vegas. Selain para germo ilegal, film ini juga mewawancarai germo legal yaitu Dennis Hof, pemilik Bunny Ranch di Nevada.

Film awalnya menyorot bagaimana dengan menjadi germo dan prostitusi mereka berhasil meraih gaya hidup mewah dan barang-barang mahal. Namun menjelang akhir, film mulai menyorot sisi gelap dari prostitusi.

9. 101 Rent Boys (2000)

"101 Rent Boys" adalah sebuah film dokumenter keluaran tahun 2000 yang mengeksplorasi kehidupan para prostitusi pria atau gigolo yang ada di Los Angeles, California. Film ini dibuat oleh Fenton Bailey dan Randy Barbato. Mereka merekrut 101 orang di sekitar Santa Monica Boulevard dan masing-masing dibayar  $50. Orang-orang yang berasal dari beragam latar belakang etnis, ras, dan ekonomi  diwawancarai di kamar hotel. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan seputar  bagaimana mereka masuk sampai bisa masuk ke dunia prostitusi, orientasi seksual mereka, dan soal obat-obat terlarang.

10. Lilja 4-ever (2002)

"Lilja 4-ever" adalah sebuah film drama yang ditulis dan disutradarai oleh Lukas Moodysson dan dirilis pada 23 Agustus 2002 di Swedia. Film ini mengikuti kisah karakter Lilja Michailova yang diperankan Oksana Akinshina. Lilja adalah seorang gadis Uni Soviet yang ditelantarkan oleh ibunya yang pergi ke Amerika Serikat. Ceritanya terinspirasi dari kisah nyata Danguolė Rasalaitė dan menyoroti perdagangan manusia serta perbudakan seks.

"Lilja 4-ever" mendapatkan penilaian yang baik dari kritikus. Film ini memenangkan lima penghargaan Guldbagge Awards termasuk film terbaik dan dinominasikan menjadi film terbaik serta aktris terbaik di European Film Awards.

11. Monster (2003)

"Monster" adalah sebuah film drama biografi yang ditulis dan disutradarai oleh Patty Jenkins, ini adalah debut penyutradaraanya. Film ini menceritakan seorang pembunuh berantai bernama Aileen Wuornos. Ia adalah seorang PSK yang membunuh tujuh pria yang menyewa jasanya antara tahun 1989 dan 1990. Film ini dibintangi oleh Charlize Theron dan Christina Ricci.

"Monster" mendapatkan kesuksesan baik itu dari penilaian kritikus maupun secara komersial. Film ini berhasil mengumpulkan pendapatan $64,2 juta dari budget produksi yang hanya $1,5 juta.

12. Nathalie... (2003)

"Nathalie..." adalah sebuah film drama dari Prancis yang disutradarai oleh Anne Fontaine dan dibintangi oleh Fanny Ardant, Emmanuelle Béart, dan Gérard Depardieu. Garis besar ceritanya tentang seorang perempuan yang mengetahui bahwa suaminya telah melakukan perselingkuhan.

Pasangan Bernard dan Catherine tengah memasuki fase hubungan yang membosankan. Tak ada lagi hubungan intim dalam rumah tangga mereka. Suatu ketika Chaterine menyewa jasa seorang wanita penghibur bernama Nathalie untuk menguji kesetiaan suaminya.

13. Falang: Behind Bangkok's Smile (2005)/Bangkok Girl (2005)

"Bangkok Girl" adalah sebuah film dokumenter yang diproduseri dan disutradarai oleh Jordan Clark. Ini adalah film low-budget yang hanya menghabiskan biaya $10 ribu dan mengambil sex tourism di Bangkok sebagai subjek utamanya. Film berdutasi 43 menit ini akan berfokus pada Pla, seorang bargirl berusia 19 tahun yang menemani Clark keliling kota. Film ini mengeksplorasi latar belakang Pla dan bagaimana dia menjadi seperti sekarang ini. Pla mulai bekerja sebagai gadis bar pada usia 13 tahun, meskipun dia berhasil menghindari pemaksaan prostitusi sampai film dokumenter ini dibuat, film tersebut menunjukkan bahwa dia pada akhirnya akan dilacurkan secara paksa. Pada bulan November 2005, film tersebut ditayangkan di "The Lens", sebuah program di Televisi CBC Kanada. Televisi Sveriges dari Swedia juga menayangkan film ini.

14. Memoirs of a Geisha (2005)

"Memoirs of a Geisha" adalah sebuah film drama keluaran tahun 2005 yang disutradarai oleh Rob Marshall dengan naskah skenarionya ditulis oleh Robin Swicord, mengadaptasi novel berjudul sama keluaran tahun 1997 karya Arthur Golden. Film ini bercerita tentang seorang gadis muda Jepang, Chiyo Sakamoto, yang dijual oleh keluarganya yang miskin ke rumah geisha (okiya) untuk mendukung mereka dengan pelatihan dan akhirnya menjadi geisha dengan nama samaran "Sayuri Nitta."  Film ini berpusat pada pengorbanan dan kesulitan yang dihadapi oleh geisha pra-Perang Dunia II, dan tantangan yang ditimbulkan oleh perang dan modernisasi dunia bagi masyarakat geisha. Itu dibintangi Zhang Ziyi dalam peran utama, dengan Ken Watanabe, Gong Li, Michelle Yeoh, Youki Kudoh, Suzuka Ohgo, dan Samantha Futerman.

Geisha sebenarnya adalah wanita penghibur yang memiliki keahlian di bidang seni dan tari. Meskipun tidak menjajakan seks, nyatanya banyak PSK yang berpura-pura menjadi geisha.

Film ini berhasil memenangkan tiga penghargaan di Academy Awards dari total enam kategori dimana film ini menjadi nominasinya.

15. Quickie Express (2007)

"Quickie Express" adalah sebuah film Indonesia yang ditayangkan pertama kali pada tanggal 22 November 2007 yang dibintangi Tora Sudiro, Amink, Lukman Sardi dan disutradarai Dimas Djayadiningrat. Ini adalah sebuah film komedi dewasa yang menceritakan tentang tiga orang pemuda bernama Jojo (Tora Sudiro), Marley (Amink), dan Piktor (Lukman Sardi) yang berprofesi sebagai seorang gigolo.

16. Chugyeokja (2008)/The Chaser (2008)

"The Chaser" adalah sebuah film thriller dari Korea Selatan yang diiris pada 2008. Film ini disutradarai oleh Na Hong-jin, ini adalah film pertamanya sebagai sutradara. Sementara untuk pemainnya ada Kim Yoon-seok dan Ha Jung-woo. Cerita film ini terinspirasi dari sosok pembunuh berantai asal Korea Selatan, Yoo Young-chul. Syuting dilakukan di sekitar Mangwon-dong dan Mapo District di Seoul.

Film ini menceritakan tentang seorang single parent bernama Mi-Jin yang bekerja sebagai wanita panggilan untuk memenuhi biaya hidupnya dan putrinya yang masih kecil.

Suatu ketika ia mendapat panggilan dari seorang klien psikopat yang menyekapnya di rumah. Joong Ho, mantan detektif yang menjadi germo mulai bergerak mencari Mi-Jin dan wanita lainnya yang hilang setelah memenuhi panggilan dari pelanggan yang sama.

17. Dev.D (2009)

"Dev.D" adalah sebuah film romance black comedy dari India yang dirilis pada 6 Februari 2009. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Anurag Kashyap, merupakan sebuah film versi modern dari cerita novel Devdas karya Sarat Chandra Chattopadhyay. Film ini berlatarkan Punjab dan Delhi kontemporer, dimana ikatan kekeluargaan dinegosiasikan oleh sistem tradisional dan pernikahan adalah permainan kekuasaan serta masalah kehormatan.

Menceritakan kisah seorang mahasiswi di Delhi keturunan Eropa bernama Leni. Dia berkencan dengan pacarnya yang jauh lebih tua sampai skandal video seksual menyebar luas. Hal itu membuat ayahnya bunuh diri karena malu setelah menonton video tersebut. Film ini mendapatkan penilaian yang bagus dari para kritikus.

18. Lovely Man (2011)

"Lovely Man" adalah sebuah film keluaran tahun 2011 yang disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja. Film ini melakukan premier di Busan International Film Festival dan mendapatkan respons yang positif. Donny Damara memainkan karakter bernama Syaiful/Ipuy yang merupakan seorang waria di Jakarta sementara Raihaanun memerankan Cahaya, anak Syaiful yang datang ke Jakarta untuk mengunjungi ayahnya tersebut, dimana ia tidak tahu kalau ayahnya bekerja sebagai waria. Film ini sempat menjadi kontroversi saat perilisannya.

19. L'Apollonide (Souvenirs de la maison close) (2011)/House of Tolerance (2011)

"House of Tolerance" atau dikenal juga dengan judul "House of Pleasures" adalah sebuah film drama asal Prancis yang disutradarai dan ditulis ceritanya oleh Bertrand Bonello. Sementara untuk para pemainnya ada Hafsia Herzi, Céline Sallette, Jasmine Trinca, Adèle Haenel, Alice Barnole, Iliana Zabeth, dan Noémie Lvovsky. Film ini melakukan penayangan premier di Cannes Film Festival pada 16 Mei 2011.

Berlatar di sebuah rumah bordil mewah di awal abad ke-20, film ini menceritakan dengan detail seluk beluk dunia prostitusi. Menyorot tentang persaingan, harapan, ketakutan, kesenangan serta rasa sakit yang dirasakan oleh para wanita penghibur itu.

20. Whores' Glory (2011)

Film ini telah memperoleh penghargaan pada Venice Film festival 2011, dan Österreichischer Filmpreis (Austrian Film Awards) 2011 untuk kategori dokumenter terbaik dan sinematografi terbaik.

Film yang disutradarai oleh Michael Glawogger ini mendokumentasikan kegiatan pelacuran dari tiga negara dengan budaya yang berbeda yakni Thailand, Bangladesh, dan Mexico.

21. Like Someone in Love (2012)

"Like Someone in Love" adalah sebuah film drama yang ditulis dan disutradarai oleh sutradara asal Iran, Abbas Kiarostami, film ini menjadi film terakhir dari sang sutradara. Film ini dibintangi oleh Rin Takanashi, Tadashi Okuno, dan Ryō Kase. Film ini bersaing untuk Palme d'Or di Cannes Film Festival.

Rahasia besar disimpan oleh Akiko (Rin Takanashi) dari keluarga dan juga Noriaki (Ryo Kase), pacarnya yang posesif. Dibalik statusnya sebagai seorang mahasiswi ia juga adalah seorang wanita penghibur.

Suatu ketika ia mendapat klien seorang pria tua bernama Takashi (Tadashi Okuno) yang justru memperlakukannya berbeda dibanding klien-kliennya sebelumnya.

22. Jeune et jolie (2013)/Young and Beautiful (2013)

"Young and Beautiful" adalah sebuah film drama erotis keluaran tahun 2013 yang ditulis dan disutradarai oleh François Ozon. Film ini dibintangi Marine Vacth sebagai pemeran utama dalam memerankan karakter Isabelle, seorang remaja yang masuk ke dunia prostitusi. Untuk pemeran lainnya ada Johan Leysen, Géraldine Pailhas, Frédéric Pierrot, dan Charlotte Rampling. Film ini dinominasikan untuk Palme d'Or di acara Cannes Film Festival 2013. Film ini juga ditayangkan di Toronto International Film Festival 2013.

"Young and Beautiful" menceritakan kisah seorang gadis yang kehilangan keperawanannya di usia 17 tahun. Karena pengalamannya itu, dia malah jadi ketagihan dengan aktivitas seksual. Ia kemudian bekerja sampingan sebagai seorang PSK secara diam-diam. Namun, salah satu kliennya meninggal ketika berhubungan seks dengannya. Investigasi kepolisian berujung pada terbukanya rahasia kelam sang gadis dihadapan keluarganya.

23. Much Loved (2015)

"Much Loved" atau dikenal juga dengan judul "Zin Li Fik" adalah sebuah film drama keluaran tahun 2015 karya sutradara Nabil Ayouch. Film ini menyoroti prostitusi di Marrakesh, sebuah kota di Maroko. Film berdurasi 108 menit ini dilarang tayang di Maroko karena dinilai merendahkan moral perempuan Maroko.

"Much Loved" diputar di sesi Directors' Fortnight pada Cannes Film Festival 2015 dan di sesi Contemporary World Cinema pada Toronto International Film Festival 2015.

"Much Loved" adalah salah satu film pertama yang membahas masalah prostitusi di Maroko.  Menceritakan kehidupan empat wanita PSK, mengedepankan eksploitasi pelacur oleh mucikari serta polisi yang korup, yang terkadang malah meraup keuntungan dari aktivitas prostitusi. Film ini memicu perdebatan nasional sebelum dirilis ketika beberapa klip video bocor di internet. Selain itu, aktris utamanya menerima ancaman pembunuhan dan otoritas agama mengutuk film tersebut karena menggambarkan citra negatif Maroko, dengan dukungannya terhadap seks di luar nikah dan simpati terhadap kaum homoseksual.

24. Air Mata Fatimah (2015)

"Air Mata Fatimah" adalah sebuah drama religi yang dirilis pada 1 Oktober 2015.

Hamda (Anindika Widya) yang ditinggal pergi suaminya entah kemana terpaksa melacurkan diri demi memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan anaknya, Fatimah (Reihanna Alhabsyi). Karena profesinya itu, Hamda dan anaknya dikucilkan oleh penduduk desa, bahkan mereka selalu menjadi sasaran empuk caci maki penduduk. Dilema muncul saat Fatimah ingin sekali mempunyai ktab suci Al-Qur'an, mukena, sajadah, dan buku-buku Agama Islam. Hamdah serba salah karena tak mungkin membelikan semua itu dari hasil menjual diri.

25. Nowhereland (2016)/Girl Lost (2016)

"Girl Lost" adalah sebuah film drama yang ditulis dan disutradarai oleh Robin Bain. Film ini melakukan syuting di Los Angeles, California dan dirilis oleh Cinema Epoch pada Amazon Prime Video. Dengan cepat film ini menjadi film trending nomor 1 di Amazon Prime Video, film ini juga pernah menduduki posisi 1 pada daftar film terpopuler di layanan streaming Tubi.

Film ini menyoroti prostitusi dibawah umur yang benar-benar terjadi di Amerika Serikat.

26. Tikli and Laxmi Bomb (2017)

"Tikli and Laxmi Bomb" adalah sebuah film India arahan sutradara Aditya Kripalani yang dirilis di Netflix. Berdasarkan revolusi perdagangan seks, dimana ceritanya berkisar pada dua pekerja seks di Mumbai, India yang memutuskan untuk mencapai otonomi dalam profesinya dengan menjalankan sebagian kecil perdagangan seks oleh perempuan dan untuk perempuan.

Film ini menceritakan tentang kisah seorang pekerja seks di Mumbai bernama Laxmi Malwankar. Ia telah menjalani pekerjaan tersebut selama hampir dua dekade yang membuatnya telah melewati tantangan dan kejamnya hidup di dunia prostitusi.

27. Anaarkali of Aarah (2017)

"Anaarkali of Aarah" adalah sebuh film asal India keluaran tahun 2017 yang disutradarai dan ditulis oleh Avinash Das sekaligus menjadi debut penyutradaraannya. Film ini menampilkan Swara Bhaskar yang memainkan peran utama sebagai penari rakyat erotis kota kecil di Arrah, Bihar. Film ini berkisah tentang konfrontasinya dengan wakil rektor yang diperankan oleh Sanjay Mishra. Berkat penampilannya di film ini, Bhaskar dinominasikan pada kategori Best Actress (Critics) di ajang Filmfare Awards ke-63.

Itulah tadi daftar film-film terbaik yang membawa tema prostitusi ke dalam ceritanya. Bagaimana, tertarik untuk menontonnya? Kembali lagi saya ingatkan, film-film diatas kebanyakan bukan film untuk semua umur karena banyaknya unsur-unsur dewasa yang ada di dalamnya. Jadi, jangan ajak anak dibawah umur untuk menontonnya ya!

Referensi:
https://www.antvklik.com/
https://m.brilio.net/
https://m.liputan6.com/
https://www.kompas.com/
https://id.theasianparent.com/
https://jalantikus.com/
https://www.idntimes.com/

Keywords: netflix, film prostitution 2021, 2022, psk film barlinek, ecole de commerce

Posting Komentar untuk "27 Film Tentang Prostitusi Terbaik"

close