Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Review TV Series Gangs of London Season 2

Review TV Series Gangs of London Season 2.jpg

Trailer

Gambar

Sinopsis

Setelah kejadian di season 1, Elliot (Sope Dirisu) bekerja untuk The Investor sebagai pembunuh bayaran namun sebenarnya ia punya misi dari kelompok rahasia untuk meruntuhkan The Investor itu sendiri. Sementara konflik antar geng semakin memanas dengan Koba (Waleed Zuaiter) mencoba menjadi penguasa di London. Lalu, bagaimana keadaan keluarga Wallace?

Informasi & Pembahasan

Spoiler alert!

"Gangs of London" adalah sebuah serial buatan Gareth Evans dan Matt Flannery yang kembali melanjutkan kisahnya di season 2. Season 2 ini memiliki jumlah 8 episode dan dirilis pada 20 Oktober 2022 dengan rating usia TV-MA atau bisa dibilang rating usia dewasa. AMC mengambil alih hak siar serial ini untuk season 2 dari Sky Atlantic.

Untuk para pemainnya ada Joe Cole, Lucian Msamati, Sope Dirisu, Michelle Fairley, Brian Vernel, Pippa Bennett-Warner, Asif Raza, Orli Shuka, Narges Rashidi, dan Waleed Zuaiter.

Untuk season 2 ini "Gangs of London" mendapatkan rating 77% tomatometer dari 13 ulasan di Rotten Tomatoes, sementara audience score-nya sebesar 61% dari 61 ulasan. Dibandingkan season sebelumnya, season 2 ini memang ratingnya tidak terlalu tinggi.

Dari segi cerita, season 2 lebih menyuguhkan banyak hal yang menarik. Jika di season 1 kita sedikit kebingungan dengan banyaknya karakter yang kadang muncul tiba-tiba, disini dengan pengenalan dari season sebelumnya untuk beberapa karakter, kita akan lebih mudah memahami ceritanya dan posisi setiap karakter disini. Season 2 ini juga memiliki cerita yang unpredictable, benar-benar sulit ditebak dan akan membuat kita betah menonton series ini sembari tak sabar kejadian apa yang akan terjadi selanjutnya. Kita tidak tahu siapa yang akan mengkhianati siapa disini, semuanya kemungkinan bisa terjadi.

Berbicara soal kematian karakter pentingnya, memang ada kematian karakter sentral di season kali ini, namun beberapa juga diberikan plot armor agar tidak mati, padahal karakter ini sudah benar-benar diujung tanduk beberapa kali.

Kumunculan kembali Sean Wallace sebenarnya tidak begitu saya harapkan, saya kira Keluarga Wallace yang akan menggila disini adalah Marian tapi ternyata tidak, dia bahkan tidak semencuri perhatian seperti di season pertama, padahal di ending season pertama ada indikasi kalau dia yang akan memegang jalannya cerita di season 2 ini.

Ending season 2 ini mengisyaratkan akan ada season selanjutnya. Saya sebenarnya sempat kecewa ketika ending-nya membiarkan Elliot dan Sean tetap hidup, saya pikir salah satunya harus mati, tapi saya ingat kembali kalau masih banyak hal dari series ini yang belum diselesaikan. The Investor dan pihak misterius yang ingin menjatuhkan The Investor masih belum di-reveal sepenuhnya, jadi jalan cerita series ini memang tidak boleh sampai disini saja.

Akting semuanya sudah sangat baik. Joe Cole sebagai Sean yang berambisi dengan kekuasaan berhasil tampil menunjukkan karakter yang kesetanan dalam mengejar impiannya sampai-sampai mengorbankan banyak hal.

Waleed Zuaiter sebagai Koba juga layak mendapatkan apresiasi. Ia berhasil menyuguhkan sosok mafia, psikopat kejam dan gangster dalam artian yang sebenarnya. Jujur saja, saya menyayangkan kita tidak akan lagi melihat karakter ini di season selanjutnya.

Yang saya tunggu adalah development karakter Billy, entah kenapa saya merasa ini karakter bisa jadi karakter badass. Semoga di season 3 ada pengembangan lebih baik lagi untuk Billy, jangan sampai langsung mati.

Adegan laganya dibandingkan season sebelumnya terasa berkurang intensitasnya. Saya ingat di season sebelumnya ada satu episode full action sebuah penyerangan, tapi disini tidak ada. Soal kesadisannya memang masih dipertahankan, bahkan adegan mencekik saja yang biasanya di film atau series lain tampak biasa saja disini bisa sangat terlihat disturbing, tapi keindahan penyajiannya seperti koreografi perkelahian dan pembunuhannya terasa menurun kualitasnya.

Musiknya bukan yang terbaik juga tidak memiliki scoring memorable, katakanlah seperti Breaking Bad atau Peaky Blinders, tapi sudah lumayan mendukung suasana yang dibawa tiap scene.

Saya harap di season selanjutnya, "Gangs of London" kembali memberikan kita suguhan aksi laga yang lebih memukau. Disini jujur agak hambar, kurang fantastis adegan laganya.

Overall, meskipun di season keduanya suguhan aksinya terasa memiliki penurunan kualitas, tapi ceritanya berkembang pesat dan lebih baik dari season sebelumnya. Aspek lain juga lumayan menambah kualitas film ini, meskipun tidak bisa dibilang spesial juga.

Rating: 8/10

Referensi:
https://m.imdb.com/
https://en.m.wikipedia.org/
https://www.rottentomatoes.com/

Keywords: Review & Ulasan Sinopsis Alur Cerita TV Series Gangs of London Season 2, Informasi Lengkap, Daftar Pemain Kru, Fakta Unik, Trivia, Penghargaan, Full Movie Download Subtitle Bahasa Indonesia, Bluray, Mp4, Mkv, Avi, DVDRip, HD, IMDb, Wikipedia, Rotten Tomatoes, Review, Ulasan, Rating, Nilai, Plot, Sub Indo, Nonton Online Streaming, Trailer, LK21, Pahe, HBO Max Go, Netflix, Disney Plus Hotstar

Posting Komentar untuk "Review TV Series Gangs of London Season 2"

close