Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Pisang Cavendish, Buah Pisang Terkenal yang Menjadi Favorit

Pisang Cavendish, Buah Pisang Terkenal yang Menjadi Favorit.jpg

Pisang cavendish adalah salah satu jenis buah tropis yang cukup populer di dunia. Selain dikenal dengan nama pisang cavendish, di negara kita jenis pisang yang satu ini juga dikenal dengan nama pisang ambon putih. Pisang cavendish lebih umum dibudidayakan dengan cara kultur jaringan dibandingkan dengan cara anakan. Bibit dari kultur jaringan kabarnya lebih baik karena bisa terhindar dari layu moko akibat Pseudomonas Solanacearum dan layu panam akibat Fusarium Oxysporum Cubense.

Pisang cavendish pertama kali dikembangkan oleh seorang bangsawan Inggris yang merupakan Duke of Devonshire ke-6, William Cavendish. William memang diketahui sangat tertarik dengan dunia tanaman serta pertanian. Ia banyak terlibat pada pengelolaan perkebunan yang luas, ia juga pernah menjadi pemimpin salah satu organisasi yang berhubungan dengan botani dari tahun 1838 sampai tahun 1858.

Di tahun 1834, William menerima sebuah pengiriman pisang dari Mauritius. Ia kemudian tertarik untuk mengembangkannya bersama sahabatnya, Joseph Paxton. Usaha William ini membuahkan hasil, kemudian pengembangan pisang tersebut dilanjutkan dan sebagai penghormatan nama Cavendish disematkan pada kultivar pisang ini. Setelah pengembangannya di Inggris mengalami keberhasilan, pisang ini juga kemudian dikembangkan di Samoa dan Canary Island, Spanyol dengan bantuan John William.

Pisang cavendish memiliki daun yang berwarna hijau tua sementara batangnya memiliki warna hijau kehitaman dengan tinggi 2,5 sampai 3 meter. Tandan pisang cavendish bisa mencapai berat 15 sampai 30 kilogram dengan panjang 60 sampai 100 cm. Setiap tandan pisang cavendish punya 8 sampai 13 sisiran dengan setiap sisirannya terdiri dari 12 sampai 22 buah pisang. Daging buah pisang cavendish memiliki tekstur yang lunak dengan warna putih kekuningan serta rasanya yang manis namun agak asam. Sementara kulitnya cukup tebal dengan warna hijau kekuningan sampai kuning muda halus.

Pisang cavendish sangat cocok di wilayah beriklim tropis dan subtropis. Namun, pisang cavendish tidak bisa tumbuh dengan baik di daerah dataran tinggi. Pisang cavendish memang bagus jika ditanam di tempat terbuka namun kelebihan dalam penyinaran matahari juga tidak baik. Suhu lingkungan memang sangat berpengaruh pada pertumbuhan pisang cavendish. Suhu optimum untuk pertumbuhan dan perkembangan pisang cavendish adalah sekitar 27 derajat celcius dengan suhu maksimum lingkungan adalah 38 derajat celcius.

Pisang cavendish pertumbuhannya akan sangat mudah terganggu jika diterpa angin yang cukup kencang karena bisa mengakibatkan daun yang robek dan rusak, distorsi tajuk, serta bisa saja merobohkan pohonnya. Pisang cavendish cocok ditanam di kondisi tanah liat yang dalam dan gembur serta yang memiliki pengeringan dan aerasi yang baik. Tanaman ini toleran terhadap pH tanah antara 4,5 sampai 7,5. Sementara untuk curah hujan, pisang cavendish dapat tumbuh dengan baik di curah hujan antara 200 sampai 220 mm dengan kelembapan tanahnya tidak kurang dari 60 sampai 70 persen dari kapasitas lapangan.

Pisang cavendish diketahui tahan terhadap serangan dari Panama Disease yang disebabkan oleh serangan jamur Fusarium Oxysporum f.sp. cubense, hal ini membuat pisang cavendish semakin populer. Tak hanya di Indonesia, pisang cavendish juga menjadi favorit di dunia. Kabarnya hampir 47% produksi pisang dunia berasal dari kultivar cavendish. Jenis-jenis pisang cavendish yang dikembangkan adalah Dwarf Cavendish, Grande Naine, Lacatan (Bungulan), Poyo, Valery, dan Williams.

Di Indonesia sendiri jenis pisang cavendish yang paling populer dan disukai orang-orang adalah pisang cavendish sunpride. Pisang cavendish sunpride memiliki kulit tebal, bersih, dan bewarna kuning cerah yang membuat orang-orang awalnya mengira kalau pisang cavendish sunpride adalah pisang impor. Nyatanya, pisang cavendish sunpride adalah produk asli dalam negeri. Pisang cavendish sunpride adalah produk dari Gunung Sewu Kencana Group yang memiliki sekitar 3500 hektar lokasi penanaman pisang cavendish sunpride di Lampung, Sumatera Selatan. Proses penanaman pisang di lokasi tersebut sudah menerapkan standar internasional sehingga produk yang dihasilkan juga berkualitas tinggi bahkan bisa menembus pasar ekspor. Demi mempertahankan kualitas pisang cavendish sunpride yang baik kerap dilakukan pengujian konsisten selama enam bulan sekali untuk memastikan tidak adanya residu pestisida, logam berat, dan formalin yang berbahaya jika dikonsumsi oleh konsumen.

Pisang cavendish juga dikenal dengan berbagai manfaat yang diberikan untuk kesehatan kita jika kita mengkonsumsinya. Pisang cavendish memiliki kandungan gizi seperti riboflavin, mangan, vitamin A, vitamin B6, niacin, serat, protein, vitamin C, besi, kalium, folat, dan magnesium. Berikut beberapa manfaat dengan mengkonsumsi pisang cavendish:

Menjaga kesehatan ginjal

Pisang cavendish memiliki kandungan potassium, magnesium, dan mineral yang bisa menghambat pembentukan batu ginjal di tubuh. Satu buah pisang cavendish memiliki hampir 10 persen dari total konsumsi mineral harian tubuh yang kita butuhkan. Karena itulah, mengkonsumsi pisang cavendish bisa menjaga kesehatan ginjal kita dan mengurangi risiko penyakit batu ginjal.

Mencegah alergi dan kekambuhan serangan asma

Pada tahun 2011 para peneliti dari Imperial College Of London melakukan sebuah penilitian yang menghasilkan kesimpulan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi satu buah pisang Cavendish setiap hari akan menurunkan kemungkinan terjadinya kekambuhan asma. Alasannya karena kandungan serat di dalam buah pisang cavendish mampu menurunkan potensi terjadinya serangan asma.

Menjaga kesehatan mata

Pisang cavendish memiliki kandungan vitamin A yang sangat baik untuk melindungi membrane mata dan memberikan penerangan pada kornea. Dengan mengkonsumsi buah pisang cavendish secara rutin dan teratur setiap hari maka itu akan mengurangi risiko terkena penyakit mata ataupun katarak.

Menurunkan tekanan darah tinggi

Di dalam buah pisang cavendish terkandung porassium sebesar 422 mg. Dengan kandungan ini, buah pisang cavendish akan sangat bagus dikonsumsi untuk menjaga tekanan darah dalam tubuh kita.

Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Pisang cavendish memiliki kandungan potassium yang tinggi, ini berguna untuk mencegah hilangnya kalsium dari tulang. Karena itulah pisang cavendish bisa sangat cocok dikonsumsi untuk mencegah osteoporosis pada manula selain itu kandungan magnesium juga bisa membantu memutihkan gigi.

Referensi:
https://m.floweradvisor.co.id/

Keywords: berapa lama berbuah, bibit, berapa kalori, asal dari mana, ada cacing, aman untuk bayi, apakah sama dengan pisang ambon, asli, lampung, berasal dari mana, kuning, hijau, adalah, harga, pisang cavendish sunpride, berapa lama panen pisang cavendish, bagaimana rasa pisang cavendish, apa manfaat pisang cavendish, apa bedanya pisang cavendish dan sunpride, apakah pisang cavendish baik untuk bayi, apakah pisang cavendish bisa digoreng, apa itu pisang cavendish

Posting Komentar untuk "Pisang Cavendish, Buah Pisang Terkenal yang Menjadi Favorit"

close